
Perasan tak, kita manusia apabila takut pada seseorang, kita pasti akan melarikan diri dari individu tersebut. Seboleh-bolehnya menjauhkan diri. Mengelak daripada bertemu dan bertembung. Tapi, dengan Allah lain. Makin kita takut, makin kita dekati dia. Makin kita takut, makin kita perbanyakkan pertemuan-pertemuan dengannya. Makin hidup malam-malam kita dengan sujud kepadanya. Makin banyak kita mentadabbur ayat-ayatnya. Makin dan makin lagi.
Kan? Beza takut kepada manusia dan takut kepada Allah. Takut kepada Allah adalah satu ibadah yang wajib,yang menggunakan hati, yang ada dalam diri setiap nabi-nabi, sepanjang zaman. Bukan zaman rasullullah sahaja. Hmm, kalau nabi yang suci dari dosa takut tuhan, kita sepatutnya lebih-lebih lagi takutkanNya, kan? Tak mungkin iman tanpa takut kepada Allah.
"Sesungguhnya mereka hanyalah syaitan yang menakut-nakuti (kamu) dengan teman-teman setianya, kerana itu janganlah kamu takut kepada mereka, tapi takutlah kepadaKu, jika kamu orang-orang beriman." (3: 75)
"sesungguhnya orang-orang yang beriman adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gementar hatinya, dan apabila dibacakan ayatNya kepada mereka, bertambah kuat imannya dan hanya kepada tuhan mereka bertawakal" (8:2)Hmm, tergolongkah kita dalam golongan yang takutkan Allah? Mari kita berusaha tanamkan perasaan itu. Mari mengenal Allah, agar ketakutan dan kecintaan kepadaNya semakin mendalam. Jom usaha sama-sama!
Minta diri dulu ye. Nak pergi maarad (pesta) kutub mencari buku






